Jasa  Cargo Laut Termurah ResPEx

Jasa Cargo Laut atau Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL). merupakan pendistribusian barang dalam jumlah / volume / berat besar dengan menggunakan transportasi laut. Saat ini Jasa Cargo Laut  telah menjadi pilihan yang paling banyak dipilih oleh pebisnis, perusahaan maupun perseorangan untuk Mengirimkan barang karena biaya pengiriman yang lebih murah.

Biasanya pengiriman via cargo laut dipilih karena pertimbangan ongkos kirim murah. Akan tetapi karena jarak tempuhnya yang mungkin lebih lama, maka kiriman barang harus yang tidak mudah rusak (tahan lama). Biasanya untuk pengiriman alat-alat berat. Disamping menggunakan cargo container, pengiriman lewat jasa cargo laut juga bisa menggunakan fasilitas non-container.

Pengiriman barang via kapal laut tanpa container ini disebut ekspedisi kapal curah (breakbulk).  Berikut uraian singkat terkait pengiriman menggunakan container maupun breakbulk (non-container).

Pengapalan dengan Container dan Barang Ekspor

Container cargo via laut

Menggunakan container kering atau tanpa pendingin (dry container) relatif lebih aman dan lebih praktis. Untuk itu pengiriman yang jumlahnya terbatas (tidak terlalu besar) umumnya diangkut dalam container. Adapun kondisi pengapalan menggunakan container menurut pengirim maupun penerima dibedakan menjadi beberapa berikut ini.

  • Full Container Load (FCL)/Full Container Load (FCL). Ini menandakan bahwa muatan yang berada dalam 1 container dikirim oleh 1 Perusahaan Exportir untuk tujuan 1 Perusahaan Importir pada salah satu negera tujuan. Untuk biaya pengiriman dihitung berdasarkan per-container meskipun isinya kurang atau sama dengan 10 MT.
  • Full Container Load (FCL)/Less Container Load (LCL). Ini menandakan bahwa muatan dalam 1 container dikirim oleh 1 perusahaan Exportir dengan tujuan lebih dari 1 perusahaan importir di negara tujuan. Biaya pengirimannya juga dihitung per-container meskipun isinya kurang atau sama dengan 10 MT.
  • Less Container Load (LCL)/Less Container Load (LCL). Ini menandakan bahwa dalam 1 container dikirim beberapa perusahaan eksportir sekaligus dari negara asal yang sama, dengan tujuan beberapa perusahaan importir di negara yang sama pula. Adapun ongkos pengirimannya dihitung per-MT/M3 mengacu pada berat/volume, tergantung dari ukuran atau satuan yang lebih besar.
  • Less Container Load (LCL)/Full Container Load (FCL). Ini menandakan bahwa dalam 1 container sekaligus dikirimkan oleh sejumlah perusahaan eksportir kepada 1 perusahaan importir. Biaya pengiriman umumnya dihitung per-MT/M3 mengacu pada berat/volume, atau tergantung dari ukuran atau satuan yang lebih besar.

Dalam hal ini maskapai pelayaran telah menyediakan cargo kapal cepat dengan rute (trayek) ke sejumlah negara secara periodic. Untuk mendapatkan informasi detail terkait rute yag ditetapkan masing-masing makapai, pihak eksportir bisa menghubungi sejumlah maskapai pelayaran yang diinginkan.

Kapasitas dan Pengamanan Container

jasa cargo laut

Isi atau kapasitas container berbeda-beda, tergantung jenis dan ukurannya. Biasanya ukuran container yang banyak disediakan di pelabuhan yaitu 20 feet dan 40 feet. Contohnya sebuah dry container ukuran 20 feet sanggup memuat beras hingga 25 MT atau gula pasir hingga 26 MT yang dikemas didalam karung ukuran isi 50 kilogram.

Di bagian sektor pengamanan container selama di perjalanan, meski container terbuat dari lembar baja yang kuat namun keamanan barang kiriman tetap menjadi perhatian. Langkah-langkah untuk pengamanan container yang terapkan oleh perusahaan jasa cargo laut adalah:

  1. Pengamanan Fisik Container. Container diperiksa terlebih dulu sebelum proses pemuatan barang. Apabila terdapat container yang sudah cacat secara fisik (berlubang/bocor) akan ditolak karena air bisa masuk ke dalam container sehingga merusak isinya. Setelah pemuatan barang, pintu ditutup dan digembok (jika container dimuat di luar pelabuhan). Seal/segel pengaman juga dpastikan aman dan terpasang tepat di pintu container. Biasanya dilakukan setelah melalui pemeriksaan sebelum container diangkat ke kapal.
  2. Pengamanan Kualitas Barang. Barang disusun dalam container dengan menyisakan ruang untuk proses sirkulasi udara. Seluruh dinding dan atap container ditempel kertas untuk bahan penyerap air (embun) dan bahan penyerap lembab yang digantung. Ini untuk mengantisipasi kerusakan barang karena selama dalam perjalanan sering terjadi perubahan suhu di luar container yang menyebabkan pengembunan.

Proses Pengiriman Barang via Cargo Laut

Proses pengiriman barang via Cargo Laut sama seperti pengiriman pada umumnya, akan tetapi pengiriman cargo laut disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal, Untuk kapal cepat Pelni biasanya jadwal pemberangkatan 2 kali dalam seminggu.

Hubungi Kami Untuk Jasa Ekspedisi :

Jl. Raya Pd. Gede No.30, RT.12/RW.2, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur 13560
Email: info@respex.co.id
Phone: +6221-22854758
Fax: +6221-30066120